Rabu, 09 Mei 2012

Mereka Terus menanjak, Kita Terus diinjak

Oleh: Rawa Beraya
Dari masa ke masa, terutama isu-isu terkini, terkait keagamaan, citranya semakin tersurutkan. Termasuk yang terkena getahnya adalah kampus-kampus Islam, terkhusus di fakultas agama, termasuk ushuluddin, bahkan memang terfokus ke sana. Kita mungkin masih ingat dimana ushuluddin—terutama IAIN di jawa dulu—citranya hanyut tak terbendung dibawa liberalisme, pluralisme, dan skeptisme ke laut lepas hingga ia kelelahan bernapas dan berenang ke tepi. Walaupun kemudian ia sampai juga ke tepi dan dapat berlari lagi, dan yang membawanya—yang sengaja menghanyutkan itu—perlahan ternyata juga tidak bisa berenang, dan tenggelamlah ia ditelan kesombongannya sendiri.